PERAN ORANG TUA DALAM MELATIH ANAK UNTUK MENUMBUHKAN INISIATIFNYA

Memiliki anak yang dapat berfikiran inisiatif juga mandiri adalah impian para orang tua diluar sana. Karena dengan begini berarti anak sudah bisa mengetahui apa yang seharusnya dia lakukan, meskipun harus tetap dalam pengawasan orang tua. Namanya juga masih anak – anak mereka masih belum mengerti tentang kehidupan dan ada apa saja sebetulnya di dunia. Baik dan buruknya pun masih belum banyak diketahui oleh anak, masih harus banyak belajar tentang segala hal. Tentunya untuk membuat si kecil memiliki pribadi yang inisiatif perlu dilatih, sehingga menjadi terasah juga terbiasa dengan apa yang seharusnya dia lakukan. Dengan pribadinya yang mandiri tersebut, akan mengurangi rasa khawatir orang tua kepada anak jika melakukan segala sesuatunya. Meskipun bukan berarti menjadi dibiarkan begtiu saja, tetapi tidak memiliki rasa takut dan kekhawatiran yang berlebihan.

Memberikan kemudahan kepada para orang tua, karena anak tidak sedikit – sedikit harus ditemani dan diurusi segalanya. Memiliki anak dengan pribadi yang insiatif akan memberikan keringanan kepada kalian para orang tua dalam mengurus anak. Sehingga bisa melakukan aktivitas yang lainnya. Kelebihan dari anak yang memiliki pribadi yang inisiatif itu adalah  mandiri, lebih cepat tanggap dalam melakukan sesuatu, juga dapat orang tua andalkan. Tidak hanya memiliki keunggulan saat sedang berada di dalam rumah saja, tetapi memiliki kelebihan ketika di lingkungan sekolah juga kehidupan sosialnya. Menumbuhkan pribadi ini pada anak bisa orang tua latih, simak ulasan dari cara – cara berikut ini.

1.Memberikan Dorongan Kepada Anak Untuk Melalukan Sesuatu Sendiri

PERAN ORANG TUA DALAM MELATIH ANAK UNTUK MENUMBUHKAN INISIATIFNYA

Sesekali biarkan anak untuk menyelesaikan urusannya sendiri. Sehingga dia bisa terbiasa bila tidak dibantu oleh orang tuanya. Juga akan membuat si kecil menjadi lebih banyak belajar dengan apa yang dia akan hadapi, dengan  langsung melakukannya. Jadi jangan apa – apa itu diselesaikan dan dikerjakan oleh orang tua. Membuatnya menjadi terbiasa dan berleha – leha dengan segala sesuatunya.

Aktivitas yang mudah dan bisa rutin dilakukan untuk anak – anak adalah membereskan tempat tidurnya sendiri. Hal yang sangat biasa dan juga mudah untuk bisa si kecil lakukan, meskipun hasilnya tidak akan bisa serapih dan secepat yang kalian lakukan tapi setidaknya  mereka bisa belajar dan terbiasa dengan rutinitasnya. Selain itu si kecil yang belajar makan sendiri tanpa harus selalu disuapi oleh ibunya, ini juga merupakan perliaku mandiri yang bisa dilatih pada anak.

2.Ajarkan Agar Dapat Berfikir Kritis

Ajarkan Agar Dapat Berfikir Kritis

Mencoba melatih anak untuk dapat berfikir dengan kritis, tidak perlu menggunakan pembahasan yang berat. Cobalah dengan hal – hal ringan yang bisa dia fikirkan untuk beberapa langkah yang akan akan terjadi. Caranya yaitu saat anak kamu bertanya sebuah pertanyaan, maka cobalah kamu untuk menjawabnya dengan pertanyaan pula.

Pertanyaan yang bisa kamu berikan kepada anak kamu seperti “jika kamu memilih ini apa yang akan terjadi?” “bila ini terjadi  kamu akan melakukan apa?”. Pertanyaan – pertanyaan yang sederhana tetapi dapat membuat anak berfikir dan bisa melatih daya fikirnya.

3.Mengajarkannya Untuk Bertanggung Jawab

Mengajarkannya Untuk Bertanggung Jawab

Memberikan ajaran kepada anak bahwa apa yang sudah dia perbuat itu pasti ada resikonya dan bila dia melakukan kesalahan harus berani bertanggung jawab. Ini merupakan hal sederhana tetapi sangat penting untuk ditanamkan kepada diri anak sedari kecil.

Saat dia melakukan kesalahan dia tidak akan menghindarinya, tetapi akan bertanggung jawab dan mengakui kesalahannya. Membereskan apa yang sudah dimainkannya, seperti mainannya.

Itulah cara – cara sederhana yang bisa melatihan anak untuk memiliki pribadi yang inisiatif.

Tulisan ini dipublikasikan di Inisiatif dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *