Cara Mengarahkan Perkembangan Pola Pikir Anak

Anak kecil memiliki pola pikir yang mungkin tidak sama dengan kita. Mereka cenderung lebih memiliki rasa ingin tahu yang tinggi.

Namun, jangan pernah tidak menjawab pertanyaan mereka. Karena, hal ini akan mematikan daya kritis dan kemampuan berpikir anak.

Kemampuan berpikir anak sesungguhnya mulai berkembang seiring kemampuan anak dalam berkomunikasi.

Cara Mengembangkan Pola Pikir Anak

Kecakapan berpikir merupakan hal penting bagi seseorang untuk menghadapi berbagai tantangan baru di kehdiupan.

Pola pikir yang diperlukan adalah kemampuan berpikir kritis, logis, dan kreatif. Dengan kecakapan hidup ini, seseorang akan mampu berinovasi, berpikir kritis terhadap informasi dan kenyataan yang sedang dihadapi.

Namun, kecakapan berpikir tentu bukanlah kemampuan yang bisa didapatkan melalui cara-cara instan dan singkat. Melainkan harus melalui latihan dan pengasahan yang dilakukan terus menerus.

Karena itu, kemampuan ini perlu dikembangkan dan diasah sejak anak berusia dini. Untuk mengarahkan perkembangan pola pikir anak, ada beberapa hal yang bisa kita lakukan, seperti:

1.Biarkan Anak Bermain

Dunia anak adalah dunia bermain. Kita tidak mungkin bisa memisahkan anak dari dunianya. Kita juga tidak mungkin memaksakan waktunya dihabiskan hanya untuk belajar.

Namun, satu hal yang perlu diingat adalah kita sejatinya masih bisa mengendalikan waktu anak dalam bermain.

Pilihan bijak yang bisa kita ambil adalah dengan mengatur dan mengawasi anak agar ia bisa bermain namun tetap belajar sekaligus. Belajar sambil bermain adalah hal yang bisa menyenangkan bagi anak.

Dengan bermain, kita juga bisa membiasakan anak agar terbiasa berpikir secara menyenangkan. Kita bisa membantu memilihkan pernainan anak.

Misalnya dengan mempertimbangkan jenis permainan yang anak sukai atau permainan yang bisa menjadi media belajar bagi anak sesuai usianya.

Selain itu, kita juga bisa turut aktif dalam permainan anak dan menemaninya bermain dengan serius. Melalui permainan inilah anak akan terlatih untuk mengeksplorasi hal-hal baru, menemukan permasalahan baru, dan belajar untuk menyelesaikannya.

2.Sabar, Tunggu, dan Biarkan Anak Memberi Reaksi Atau Tanggapan

Anak-anak sering menanyakan banyak hal yang baru dijumpainya. Pertanyaan itu bisa bersifat umum atau membutuhkan jawaban yang rumit dan kompleks.

Sehingga, tugas kalian adalah memberikan jawaban se sederhana mungkin dan contoh yang bisa mereka pahami.

Beri mereka waktu sejenak untuk mencerna dan memahami jawaban yang kita berikan. Jika masih belum mengerti, berikan juga ia kesempatan untuk merumuskan pertanyaan atas keingintahuannya tersebut.

Kemampuan untuk bertanya juga membutuhkan keterampilan berfikir dan berbahasa yang harus diasah.

Dengan begitu, si anak akan berlatih berpikir kompleks dan menyeluruh, namun sekaligus bisa menyampaikan ide / gagasannya dalam bentuk sederhana.

3.Jangan Gegabah Ikut Campur Dalam Dunia Anak

Sebagai guru dan orang tua yang bijak, kita harus bisa thu kapan waktu yang tepat untuk membiarkan anak bereksplorasi dan kapan waktunya harus turun tangan membantu menyelesaikan permasalahanya.

Kita harus mau bersabar dan menunggu, berikan kesempatan dan waktu sejenak bagi anak untuk mencerna, mengamati, dan menganalisis masalahnya sendiri.

Jangan sampai, bantuan kita justru membatasi kreativitas dan daya pikirnya. Akibatnya, anak pun jadi malas dan enggan berpikir.

Keterampilan ini diperlukan oleh orang tua agar anak-anak terbiasa untuk berpikir secara mandiri.

Itulah beberapa cara yang bisa membantu anak-anak agar terus mengembangkan pola pikir mereka dengan lebih kreatif. Semoga artikel ini bermanfaat.

Ditulis pada Pola Pikir | Tinggalkan komentar

5 Pola Pikir Sehat Yang Akan Mengubah Hidupmu

Seperti yang kita ketahui, stress merupakan salah satu pemicu depresi yang paling umum. Sayangnya, kebanyakan orang menemukan bahwa pemikiran mereka menjadi lebih negative ketika mereka merasa di bawah tekanan.

Hal ini seringkali menjadi pemicu stress dan depresi. Berpikir secara negative jika tak segera dihalau dapat membuat seseorang semakin terpuruk ke dalam lubang depresi.

Untuk menanggulanginya, tentu saja melakukan berbagai hal yang bersifat aktualisasi diri. Namun, tetap saja perbuatan positif harus diimbangin dengan pikiran yang juga positif.

Dengan berpikir lebih positif, kita dapat menyikapi masalah yang tak pernah kita duga dengan lebih baik.

Yuk Terapkan 5 Pola Pikir Sehat ini

Berikut ini ada beberapa cara untuk berfikir agar bisa menghindari stress. Tentunya, hal ini berangkat dari pola pikir masing-masing inividu.

1.Jangan Terlalu Banyak Menafsirkan

Memang, setiap situasi membuat kita banyak berinterpretasi. Hal ini terutama dialami oleh kepribadian yang segala sesuatunya dipikir berlebihan, atau overthinking.

Sebuah kecenderungan menafsirkan situasi negative dapat mempengaruhi pemahaman kita tentang kompetensi dan efektivitas pribadi.

Kita akan merasa lemah padahal keinginan dan ekspektasi yang kita harapkan cukup tinggi. Untuk alasan ini, terapis kognitif mendorong seseorang dengan kecenderungan berinterprestasi berlebih agar bisa secara aktif mengganggu proses berpikir mereka sendiri.

Selain itu juga untuk menafsirkan segala situasi yang dianggap negative ke dalam aspek yang lebih positif atau lebih neral.

2.Jangan Cepat Mengambil Kesimpulan

Cepat mengambil kesimpulan berartu mengevaluasi secara cepat dan cenderung negative. Umumnya, cepat mengambil kesimpulan memiliki kecenderungan untuk menyalahkan orang lain atau diri sendiri.

Kita selalu cepat menyimpulkan tentang mengapa sesuatu menjadi tidak beres. Menyalahkan adalah bentuk pemikiran yang sama sekali tidak sulit.

3.Membentuk Perpektif Positif

Ketika seseorang merasa terpuruk atau mungkin sudah jatuh kea rah depresi, mereka cenderung untuk melihat sesuatu hanya dalam hitam dan putih.

Dengan begini, kalian akan cepat menggeneralisasikan sesuatu hingga mencapai kesimpulan yang mungkin saja keliru.

Cobalah berpikir lebih terukur dan akrat dengan cara membentuk perpektif positif. Sehingga paling tidak, hal ini bisa membuat kalian dapat merasa sedikit lebih baik.

4.Mengurangi Pemikiran Ekstrem

Pemikiran ekstrem seringkali erat kaitannya dengan depresi. Ini merupakan bentuk pemikiran yang tampaknya dapat menyingkirkan darah abu-abu dan berfokus terutama pada hitam.

Hal ini membuat kita hanya melihat pada satu sisi saja. Mulai saat ini, lihatlah segala sesuatu dari sisi kemanusiaan, karena sisi kemanusiaan adalah hal yang membuat kalian selalu berpikir positif.

Banyak orang mungkin lebih memilih menjadi lebih baik atau lebih bijaksana, namun ini merupakan sesuatu yang realistis yang harus dilihat sebagai hal yang bisa kita pilih menjadi lebih baik.

5.Tetapkan Tujuan Yang Realistis

Saat kalian mulai mempertanyakan dan menentang pikiran negative yang menyerang kalian, kalian mungkin akan menyadari bahwa kalian mulai menemukan masalah dan memerlukan penyelesaian.

Jika hal ini terjadi, selalu pastikan bahwa masalah tersebut mendapat pemecahan yang realistis untuk dilakukan.

Sebuah masalah besar mungkin perlu beberapa pemikiran dan kepala dari banyak orang terdekat kalian, yang bertugas untuk memecahkan masalah tersebut sehingga menjadi tahapan yang lebih kecil.

Pastikan juga kalian membuat setiap tahapan secara realistis dapat dilakukan.

Itulah 5 cara untuk membuat pikiran kita lebih positif sehingga bisa menjalani hidup dengan lebih baik.

Ditulis pada Pola Pikir | Tinggalkan komentar

Karakter dan Inisiatif Seorang Pemimpin

Salah satu faktor yang menentukan sebuah kesuksesan adalah inisiatif. Seorang pemimpin yang berinisiatif tidak akan menunggu sampai sesuatu terjadi.

Ia akan ikut andil dalam membuat sesuatu terjadi. Ia tidak akan tinggal diam melainkan melakukan sesuatu.

Itulah salah satu alasan mengapa beberapa orang memilih untuk mengikuti pemimpin. Salah satu hal penting yang harus pemimpin miliki adalah inisiatif.

Inisiatif merupakan sebuah kualitas dasar kepemimpinan. Pemimpin juga harus siap di berbagai bidang.

Yuk Tanamkan Karakter dan Inisiatif Seorang Pemimpin Dalam Diri Kita

Inisiatif diartikan sebagai semangat yang dibutuhkan untuk memulai sesuatu. Dan satu-satunya hal  yang dapat ia lakukan adalah melatih dirinya untuk berpikir ke depan.

Seorang pemimpin digambarkan sebagai seseorang yang melihat lebih banyak serta melihat lebih jauh daripada orang lain dan juga melihat sesuatu sebelum orang lain melihatnya.

Jika seseorang melatih dirinya untuk berpikir ke  depan, ia akan mendapat dua dampak positif bagi pekerjaannya.

Pertama, ia akan terhindar dari masalah. Ia akan mengindari perangkap dan lubang dalam jalannya. Kedua, dengan berpikir ke depan seseorang dapat menentukan tujuannya maupun tujuan kelompoknya.

Ia kemudian dapat menimbang-nimbang cara terbaik untuk meraih tujuannya itu dan mulai bertindak untuk mencapainya.

Berikut ini adalah sedikit paparan yang menjelaskan bagaimana karakter seorang pemimpin yang baik. Diharapkan, akarakter ini bisa kita terapkan dalam diri kita.

1.Pemimpin Yang Cerdas

Seseorang dianggap pemimpin karena dikenal dengan intelektual dan pengetahuannya. Intelektual dan pengetahuan yang dimilikinya lebih dari orang-orang lain.

Mereka dianggap lebih tahu serta lebih mengerti apa yang harus direncanakan dan juga dilakukan. Hal ini demi kelancaran,  serta target yang akan dicapai bersama.

Melalui setiap ide cemerlangnya, seorang pemimpin dapat mengakomodir berbagai ide dari para anggota kelompok. Ide  tersebut berujung pada suatu gagasan. Gagasan itu lalu dijalankan bersama.

2.Pemimpin Yang Berinisiatif

Para anggota tentu saja bisa melihat inisiatif dari pemimpinnya dalam melakukan bagian kepemimpinannya.

Inisiatif inilah yang kemudian menjadi suatu teladan dan inspirasi bagi para pengikutnya untuk melakukan apa yang di kehendaki oleh pemimpin mereka.

Dengan sifat berinisiatif yang ada dalam diri pemimpin, kekuatan diri dari setiap anggota untuk menjalankan misi kelompok juga akan terjamin dengan baik.

3.Pemimpin Yang Bertanggung Jawab

Tidak ada orang yang mau mengikuti pemimpin yang lari dari tanggung jawab atau malah menyalahkan para anggotanya.

Bahkan, sampai berlindung di balik otoritasnya sebagai pemimpin. Ia  pasti akan bertanggung jawab. Tanggung jawab tersebut akan mendapatkan penilaian lebih dari orang lain terutama anggota kelompok.

Mereka akan semakin loyal dan respek terhadap pemimpin yang bertanggung jawab. Bahkan, seorang junjungan rela menanggung kesalahan yang dilakukan oleh anggotanya.

4.Pemimpin yang Transparan dan Terbuka

Seorang pemimpin dapat digambarkan seperti akuarium. Akuarium dapat dinilai dan dilihat. Penilaian tersebut berdasarkan para anggota kelompok pengikut.

Setiap tindakan yang dilakukan oleh pemimpin dapat menjadi suatu teladan yang bisa diikuti. Pemimpin konsisten terhadap sikapnya.

Sebuah sikap yang tidak memiliki topeng untuk bertindak, bertutur kata dan berperilaku. Sikap ini membuat para anggota kelompok memiliki keyakinan penih akan kepemimpinannya.

Sikap transparan dan apa adanya menjadi suatu penilaian yang baik. Suatu nilai berkualitas baik dan bukan hanya sekedar pencitraan.

5.Pemimpin Yang Menjadi Komunikator Yang Sabar

Tak mudah dalam memimpin sebagian orang dengan berbagai karakter dan kemampuan yang berbeda-beda dari setiap anggota kelompok. Pemimpin adalah komunikator.

Komunikan merupakan para anggota kelompok. Selain menjadi komunikator yang baik dalam mengkomunikasikan setiap  idenya, pemimpin juga menjadi mediator yang elok dimana ia bisa menampung setiap ide dari anggotanya.

Terutama, ketika anggota kelompok mengalami kebuntuan dalam pengambilan keputusan. Kesabaran serang pemimpin dapat meredam ketegangan dan emosi apabila timbul gesekan di antara anggotanya.

Itulah bagaimana karakter serta inisiatif dari seorang pemimpin. Semoga apa yang dijelaskan diatas dapat kalian tanamkan ke diri kalian sendiri.

Ditulis pada Pola Pikir | Tinggalkan komentar

Cara Menjaga Kesehatan Mental dan Fisik Dengan Liburan

Berlibur merupakan saat yang paling ditunggu-tunggu untuk menikmati pengalaman baru dan bersantai. Saat kamu berlibur apalagi ke tempat yang jauh, kamu harus menjaga kesehatan yang juga merupakan hal yang penting.

Kondisi tubuh yang sehat dan baik secara fisik dan mental juga bisa membuatmu menikmati liburan ini dengan tepat.

Adanya gangguan malah akan menimbulkan liburanmu menjadi masalah baru. Hal yang biasa dipersiapkan ketika liburan salah satunya adalah obat-obatan dan vitamin.

Sayangnya, hal tersebut tentu saja belum cukup untuk membuat kesehatanmu tetap terjaga saat liburan. Kamu juga perlu mempersiapkan diri agar kesehatan mentalmu terjaga.

Cara Menjaga Kesehatan Mental Dan Fisikmu Selagi Liburan

Kondisi mental yang sehat ini bisa membuat kesehatan fisik juga terjaga secara tepat. Lalu, bagaimana sih cara menjaga kesehata mental kita?

1.Lakukan Persiapan

Miliki rencana terhadap tempat tertentu sebelum kamu berlibur akan membuat mu tidak merasa cemas karena kamu sudah mengetahui harus melakukan apa.

Tenangkan dirimu sebelum pergi. Persiapkan segala hal secara rinci dan teliti, mulai dari tiket, reservasi penginapan, serta rencana tempat-tempat yang akan kamu kunjungi.

Selain itu, kamu juga bisa mendengarkan lagu yang menenagkan hati agar lebih tenang.

2.Jaga Kebersihan

Pastikan juga untuk membawa sejumlah hal yang bisa membantumu menjaga kebersihan seperti tisu, tisu basah, dan hand sanitizer.

Kamu bisa memastikan kebersihan tempat yang kamu kunjungi seperti kursi pesawat tempat kalian duduki.

Meja di restoran tempat makan juga bisa menjadi sarang sejumah kuman dan bakteri. Jika sejumlah bakteri dan kuman ini masuk ke tubuh, kamu bisa mengalami masalah kesehatan sehingga penting untuk selau menjaga kebersihan.

3.Berjalan-Jalan

Saat sampai di tempat tujuan, sebaiknya segera berjalan-jalan ke sekeliling karena merupakan hal yang penting saat liburan.

Disarankan untuk kalian berjalan-jalan selama 20 hingga 30 menit untuk mendapat udara segar. Ini merupakan cara untuk melemaskan otot setelah duduk lama di perjalanan.

Selain itu, cara ini juga dapat dilakukan untuk membiasakan diri terhadap tempat baru.

4.Berolahraga di Kamar Hotel

Kamu bisa memanfaatkan kamar hotel untuk berolahraga. Karena, olahraga tidak membutuhkan ruangan yang terlalu besar untuk bisa dilakukan.

Kamu bisa melakukan olahraga seperti push up, sit up, dan plank di kamar hotel untuk mendapat manfaat ini.

Kamu juga bisa memanfaatkan berbagai benda di kamar seperti kursi dan Kasur untuk melakukannya.

5.Lupakan Pekerjaan

Ketika liburn, penting bagi kalian untuk meninggalkan pekerjaan sepenuhnya. Bekerja sambil berlibur bisa membuat dirimu semakin stress dan tidak bisa menikmati liburan sepenuhnya.

Hindari untuk mengecek email atau membahas pekerjaan dengan temanmu. Sebaiknya, senyapkan email atau grup yang berhubungan dengan pekerjaan agar kamu bisa benar-benar berlibur dengan nyaman.

Sejumlah hal ini bisa membantumu untuk menjaga kesehatan fisik dan mental selama liburan. Kondisi sehat ini bisa membantu membuat liburanmu semakin nyaman dan menyenangkan.

Itulah 5 cara untuk menjaga kesehatan fisik dan mental kalian selama berlibur. Dari 5 tips diatas, adakah yang sering kalian lakukan saat berlibur?

Jangan lupa juga untuk memperhatikan pola makan mu saat liburan karena hal tersebut juga sangat penting untuk menjaga imun tubuh mu agar tak terkena penyakit yang tentu saja akan mengganggu masa-masa liburanmu yang menyenangka.

Semoga artikel ini bermanfaat. Selamat berlibur dan bersenang-senang.

Ditulis pada Pola Pikir | Tinggalkan komentar

Pola Pikir Ini Menunjukkan Bahwa Kamu Sudah Dewasa

Menjadi tua itu pasti, namun menjadi dewasa merupakan pilihan. Semua orang pasti akan menua, namun gak semua orang bisa menjadi dewasa seiring bertambahnya usia.

Kedewasaan tidak dilihat dari segi usia, karena yang menjadikan tolak ukur sebuah kedewasaan adalah kemampuan untuk memiliki pola pikir yang matang.

Nah, untuk mengetahui apakah kalian sudah memiliki pola pikir yang matang dan dewasa, kenali ciri-cirinya lewat hal-hal dibawah ini.  

Inilah Pola Pikir Dewasa Yang Harus Kamu Kembangkan

Menjadi dewasa memang bukan sesuatu yang mudah. Banyak hal yang harus kita pikirkan baik-baik serta kita masih harus memikirkan akibat dari perbuatan tersebut.

1.Bisa Memilah Mana Yang Baik dan Buruk

Kamu bisa melihat baik dan buruknya suaty hal yang dipilih atau yang di lakukan dalam hidup. Menjadi baik atau buruk adalah pilihan hidup.

Ketika sudah dewasa, tentunya kamu hanya akan memilih hal yang baik. Dari segi pergaulan, pekerjaan, maupun gaya hidup.

2.Berpikir Sebelum Bertindak

Kalau kamu bisa mengendalikan diri saat menyikapu suatu hal, serta berpikir mengenai solusi yang terbaik dan logic untuk dilakukan, artinya kamu sudah bisa berpikir dewasa.

Kamu akan memikirkan cara yang tidak merugikan diri sendiri maupu orang lain di sekitarmu.

3.Berbesar Hati Ketika Menerima Kritik

Dalam proses mengejar mimpi, kamu akan menerima banyak kritik dari orang lain. Kritik tidak akan membuat mu down atau bersedih, melainkan kamu jadikan sebagai bahan instropeksi diri dan memperbaiki hal-hal yang masih kurang dalam dirimu.

Menerima kritik memang tidak mudah, tetapi ketika kritik tersebut merupakan kritik yang membangun, kenapa tidak kamu jadikan sebagai masukkan gratis dalam hidupmu untuk meningkatkan kualitas diri?

4.Melihat Sesuatu Dari Sudut Pandang Positif

Kamu harus bisa melihat sesuatu dari sudut pandang yang positif sehingga kamu lebih bijak dalam menangani sebuah masalah atau situasi.

Kamu membuka diri untuk menerima pola pikir orang dengan pendapat yang berbeda serta terbuka untuk berdiskusi sehingga wawasan dan pikiranmu terbuka.

Dengan begitu, kamu tidak akan menjadi pribadi yang egois dan selalu positif dalam menerima sudut pandang orang lain.

5.Mencari Solusi, Mengakui Kesalahan dan Tidak Menyalahkan

Ketika dihadapi dengan masalah, maka kamu akan berkonstribusi terhadap kesalahan tersebut. Kamu akan berbesar hati untuk jujur dalam mengakui kesalahan dan focus mencari solusi untuk menyelesaikannya.

Kamu tidak akan berusaha mencari kambing hitam untuk disalahkan. Karena untukmu, kesalahan merupakan sebuah pembelajaran.

6.Bisa Mengerti Orang Lain

Kamu bisa menyelami perasaan orang lain dan mencoba melihat segala sesuatu dari sudut pandang orang tersebut.

Kamu tidak akan bertindak egois dan mementingkan diri sendiri atau selalu ingin dimengerti.

7.Tidak Mudah Emosi

Karena bisa memilah mana yang baik dan burul serta selalu berpikir terlebih dahulu sebelum bertindah, kamu tidak mudah tersulut emosi ketika dihadapi oleh situasi yang kurang mengenakkan.

Kamu juga mampu mengatur emosi kamu dan bisa mengkomunikasikan perasaan tidak nyaman kamu dengan cara yang baik.

8.Tidak Haus Pujian

Kamu tidak pernah impulsive dalam menjalani hidup dan tidak menganggap perlakuan dari orang lain sebagai tujuan utama hidupmu.

9.Bisa Mengalahkan Rasa Takut

Kamu mengerti bahwa rasa takut merupakan musuh yang harus di kalahkan dan tidak boleh menjadi penghalang kesuksesan mu dalam mengejar mimpi atau menjadi penghambat kebahagiaanmu.

Semakin dewsa, kamu akan dihadapi dengan berbagai macam pilihan hidup, hal ini akan memicu rasa takut. Namun, rasa takut ini tak sepantasnya menjadi penghalang langkah mu dalam mewujudkan mimpi.

Itulah 9 sikap serta tanda yang menunjukkan bahwa kamu merupakan orang yang bisa berpikir dewasa. Kuncinya adalah kemampuan serta keinginan untuk terus berproses memperbaiki diri menjadi lebih baik serta open minded dan berkeinginan belajar.

Ditulis pada Pola Pikir | Tinggalkan komentar

5 Pola Pikir Negatif Yang Harus Diubah

Percaya atau tidak, apapun yang kita pikirkan, entah baik atau buruk akan mempengaruhi sesuatu yang sedang kita jalani.

Karena itulah, kita selalu dianjurkan untuk berpikir positif daripada negative. Berpikir negative tidak pernah baik untuk kesehatan jiwa dan raga kita.

Bahkan, ada beberapa penelitian yang menemukan bahwa berpikiran negative dapat memicu penyakit jantung.

Buang Pola Pikir Negatif Ini Untuk Hidup Yang Lebih Bahagia

Bukan hanya bisa menyakiti fisik kalian, pola pikir yang negative juga bisa mempengaruhi kadar kebahagiaaan kita.

Jika kalian lebih sering merasakan emosi negative, maka kesehatan mental akan semakin memburuk dan akan mengikis kebahagiaan kalian sendiri.

Nah, gak mau kan kalau pikiran negative menggangu kebahagiaan kalian? Karena itu, yuk ubah pola pikir berikut agar kalian bisa lebih bahagia dalam menjalani hidup.

1.Menunda Pekerjaan

Masalah yang paling sering dialami oleh seseorang adalah menunda-nunda suatu pekerjaan. Waktu yang seharusnya digunakan untuk menyelesaikan pekerjaan seringkali malah dihabiskan untuk menonton acara tv atau menjelajah social media selama berjam-jam.

Dengan alibi “saya kerjakan nanti” seolah-olah menjadi alasan untuk menghalalkan kebiasaan tidak baik ini.

Lalu, saat pekerjaan mendekati tenggat waktu, baru lah panik dan buru-buru mengerjakan. Pola pikir menunda pekerjaan sebenarnya tidak baik untuk kesehatan badan dan mental karena akan menyebabkan stress berlebih hingga mempengaruhi kebahagiaan dalam diri.

2.Mudah Pesimis dan Tidak Yakin Pada Potensi Diri

Semua orang tentu saja ingin hidup bahagia dan bebas dari segala masalah. Salah satu syarat untuk mencapainya adalah dengan memiliki rasa percaya diri dan mengenal potensi diri.

Namun sayang masih banyak orang yang mudah putus asa. Sikap ini cenderung memunculkan berbagai pikiran negative.

Hal ini tentu akan berdampak buruk pada kesehatan mental dan membuat kamu tidak bahagia. Jika emosi ini terus menguasai kalian, hidup kalian pasti akan semakin terpuruk dan jauh dari kebahagiaan.

Jadi, kalian harus mampu meyakini diri sendiri bahwa semua usaha yang dilakukan tidak selalu berakhir dengan kegagalan. Yang penting, jangan takut mencoba dan percaya diri dengan kemampuan yang anda miliki.

3.Menyalahkan Diri Sendiri

Melakukan kesalahan memang wajar. Namun, jangan menjadikan hal ini untuk mengikis kebahagiaan dalam diri dengan selalu mengulangi dan menyesalinya.

Kebiasaan mengakimi diri sendiri sebenarnya hanya akan membawa aura negative bagi tubuh. Cobalah untuk mengalahkan rasa menyalahkan diri sendiri dengan memklumi segala kesalahan.

Jadikan hal tersebut sebaga pembelajaran agar menjadi individu yang lebih baik dan ikhlaskan semua yang memang seharusnya terjadi.

4.Menganggap Hidup Orang Lain Jauh Lebih Baik Dari Hidup Kita

Pola pikir seperti ini dapat dengan mudah didapatkan di medua social. Foto yang menunjukkan sebuah kehidupan yang indah dan jauh lebih baik dari kalian, akan membaut kalian merasa tidak puas diri.

Seketika, rasa membanding-bandingkan dengan hidup kita saat ini pun menghampiri, kemudian bermuara dengan rasa tidak puas diri dan menganggap hidup orang lain jauh lebih baik dari kita.

5.Menganggap Beberapa Hal Tidak Menyenangkan Sering Terjadi Pada Diri Kalian

Terkadang hidup memang tidak berjalan sesuai keinginan kita. Seperti kenyataan yang tidak sesuai dengan ekspektasi.

Tanpa diadari, kejadian tersebut membuat kita mengeluh, mengumpat, dan bergumam. Namun, tahukan kalian bahwa pola pikir tersebut harus dibuang jauh-jauh.

Karena, memposisikan diri sendiri sebagai korban dari keadaan yang tidak adil seperti itu hanya akan memperkuat aura negative dalam diri.

Itulah hal-hal yang harus diubah agar kalian bisa lebih bahagia. Ubah energy negative yang masuk dengan humor agar badan dan pikiran kalian lebih sehat.  Semoga bermanfaat.

Ditulis pada Pola Pikir | Tinggalkan komentar

Penasaran Dengan Pola Pikir Orang Kaya? Yuk Simak Dibawah

Menjadi orang kaya tentu saja merupakan dambaan setiap orang. Memiliki banyak uang dan hidup tentram tanpa memikirkan besok mau makan apa pasti sangat menyenangkan.

Namun, pernahkan kalian terfikirkan apa yang orang kaya fikirkan? Apakah mereka juga berfikir bahwa menjadi diri mereka enak? Atau sebaliknya?

Nah, untuk mengetahuinya, yuk simak artikel di bawah ini.

Pola Pikir Orang Kaya Yang Bisa Kamu Praktekkan

Orang kaya memiliki pola piker yang membuat mereka berbeda dengan orang lainnya. Pola piker tersebut terbentuk melalui kebiasaan mereka ketika membuat keputusan sehari-hari.

Salah satunya adalah mereka selalu melihat peluang selama hal tersebut memberi dampak positif. Jika kamu ingin menjadi seperti mereka, cukup terapkan pola pikir yang sama dengan mereka. Apa saja? Yuk lihat dibawah.

1.Saat Punya Uang, Atur Pengeluaran Dengan Pola 50 / 30 / 20

Begitu kalian memiliki uang, segera tentukan anggaran dalam tiga kategori. Kamu bisa memakai pola 50%, 30%, dan 20%.

50% untuk kebutuhan pokok seperti makan, uang sewa, transportasi, belanja kebutuhan sehari-hari, dan lain-lain.

30% digunakan untuk hibura seperti bioskop, mall, nongkrong, hobi, dan lain-lain. sedangkan sisanya masukan ke tabungan.

Walaupun memiliki tabungan, jangan sampai kamu tergoda untuk dipakai hal-hal yang tidak penting. Usahakan 20% tersebut tetap utuh sampai bulan berikutnya. Karena, kamu gak akan tahu apa yang akan terjadi besok hari.

2.Beli Barang Diskonan dan Borongan

Gak usah gengsi beli barang diskonan. Karena, barang tersebut sudah pasti gak bakal bikin kaian takut saat membayarnya.

Intinya, kalian membeli benda berdasarkan keutuhan. Apalagi kalau pendapatan kalian belum 100% stabil.

Selain membeli barang diskonan, membeli borongan juga gak ada salahnya. Mungkin kalian akan bertanya0tanya mengapa harus beli borongan?

Karena, saat kamu membeli borongan, harganya akan lebih murah dari biasanya. Namun, kamu tetap harus bijak ya.

3.Jangan Gunakan Kartu Kredit

Kartu kredit memudahkan kita dalam membeli sesuatu. Apalagi saat kita gak bawa uang tunai. Inilah yang akan menjadi boomerang untuk kita.

Ketika berbelanja dengan kartu kredit, maka kita membelanjakan uang fiktif. Uang tersebut bukan diambil dari tabunganmu, melainkan bank yang bersangkutan.

Selain itu, realitas suku bunga tinggi membuat harga barang jadi lebih mahal. Kamu gak mau kan dikejar-kejar petugas bank tiap akhir bulan karena tagihan kartu kredit?

4.Beli Barang Langsung ke Produsen

Banyaknya minimarket memang memudahkan kita untuk belanja kebutuhan. Kamu gak perlu keluar belanja, cukup pesan dan menunggu petugas datang.

Walau begitu, kamu harus mengeluarkan uang lebih untuk belanja di minimarket. Kalau dipikir-pikir, kamu bisa belanja langsung ke produsen dan dapat harga lebih murah disana.

Ini juga dilakukan oleh kebanyakan orang kaya. Mereka akan melihat celan sebelum membelanjakan uang. Jika bisa lebih murah, kenapa tidak?

5.Belanja Karena Kebutuhan, Bukan Keharusan

Kalau baru punya uang, pasti belanja. Merasa diatas angina karena baru saja menerima uang. Inilah yang menjadikan kita tidak kaya-kaya.

Kebanyakan dari kita bingung saat menentukan mana barang yang perlu di beli segera, nanti, atau tidak sama sekali.

Orang kaya selalu menentukan prioritas ketika berbelanja. Mereka menentukan manakah barang yang mereka perlukan atau tidak.

Orang kaya memiliki banyak pertimbangan akan hal tersebut. makanya, orang kaya jarang mengikuti tren budaya populer saat ini.

Itulah 5 pola pikir yang dimiliki oleh orang kaya. Nah, untuk kamu yang masih berfikir sebaliknya, yuk segera ubabh pola pikirmu sebelum terlambat.

Ditulis pada Pola Pikir | Tinggalkan komentar