Pola Pikir Komprehensif, Apa Itu?

Komprehensif, salah satu hal yang seringkali menjadi pertanyaan. Arti komprehensif sendiri merupakan segala sesuatu yang sifatnya luas dan lengkap yeng meliputi berbagai aspek atau ruang lingkup yang luas.

Komprehensif sendiri merupakan memiliki wawasan yang luas akan sesuatu dan melihatnya dari berbagai aspek sehingga bisa memahami suatu permasalahn secara menyeluruh dan menyelesaikannya dengan baik.

Menurut KBBI, pengertian komprehensif adalah bersifat mampu menangkap dan menerima dengan baik, luas dan lengkap mengenai ruang lingkup atau isi, dan memiliki serta memperlihatkan wawasan yang luas.

Istilah komprehensif diambil dari bahasa Inggris, yaitu “Comprehensive” yang memiliki arti lengkap, luas, menyeluruhm teliti, dan meliputi banyak hal.

Pada dasarnya istilah ini digunakan untuk menyatakan kondisi dimana sesuatu dapat menjelaskan keterangan secara lengkap dan luas serta memberikan wawasan yang lebih.

Yuk Ketahui Pola Pikir Komprehensif Lebih Dalam

Istilah komprehensif cukup sering digunakan dalam berbagai bidang kehidupan, misalnya filsafat, akuntansi, kebidanan, dan lain sebagainya.

Komprehensif di beberapa bidang adalah sebagai berikut:

  • Komprehensif di Bidang Filsafat

Merupakan cara berpikir filsafat yang mengkaji segala sesuatu secara menyeluruh sehingga tak ada lagi bagian yang tersisa ataupun berada di luarnya.

  • Komprehensif di Bidang Kebidanan

Merupakan penanganan yang dilakukan secara berkesinambungan kepada bayi dan ibu sejak bayi tersebut dalam kandungan hingga dilahirkan.

  • Komprehensif di Bidang Akuntansi

Merupakan prinsip permbuatan laporan laba rugi dangan tujuan mengukur tingkat keberhasilan kinerja suatu perusahaan dalam periode tertentu.

Pola pikir yang perlu dimiliki oleh manusia adalah pola pikir komprehensif. Pengertian komprehensif sendiri menurut KBBI adalag luas meliputi banyak hal.

Pola pikir komprehensif adalah pola pikir yang terbuka, tak eksklusif (tertutup). Di dalamnya ada sikap menghargai pemikira orang lain dan mampu menampung kepelbagaian.

Pola pikir proaktif, kratif, dan positif  juga menjadi bagian dan pola pikir komprehensif sebagai suatu pola pikir yang utuh dan terbuka.

Jika dilihat hubungan antara 4 pola pikir tersebut diketahui bahwa pola pikir komprehensif terbentuk atas pola pikir proaktif, kreatif, dan positif.

Ketiga pola tersebut berkaitan erat. Positif dan kreatif mampu menciptakan proaktif. Sedangkan pola pikir kreatif mampu menimbulkan pola pikir positif.

Begitu juga sebaliknya, pola pikir positif akan menumbuhkan pola pikir kreatif, karena biasanya orang yang “positive thinking” akan mempunyai kehidupan yang menyenangkan. Keadaan ini dapat merangsang kreativitas seseorang.

Keempat pola pikir tersebut sangat bermanfaat bagi kehidupan seseorang jika dikembangkan.untuk kalian yang suka terlibat dalam sebuah organisasi sangat perlu sikap proaktif untuk menjalankan visi misi organisasi supaya bisa berjalan lancar.

Tanpa mau menjadi proaktif, seorang pemimpin tak akan bisa menjalankan kepemimpinan secara efektif dan efisien.

Sedangkan pola pikir kreatif sangat bermanfaat di bidang seni. Mereka yang suka mencoret-coret tembok di sembarang tempat perlu mengembangkan diri secara benar dan tepat.

Misalnya dengan masuk ke sanggar seni. Bagi mereka yang menyadari kebutuhan dan keberadaan orang lain, mereka perlu membangun sikap positif serta komprehensif.

Tanpa kedua sikap itu, manusia tak akan bisa menjalin relasi dengan sesamanya secara baik. Terlebih lagi, mereka yang memiliki perbedaan latar belakang sosial, suku bangsa, agama, dan perbedaa lainnya.

Itulah informasi lengkap mengenai pola pikir komprehensif yang harus kamu ketahui. Setelah mengetahui hal ini, apakah kalian memiliki pola pikir komprehensif? Atau kalian mau mengembangkannya?

Tulisan ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *