Pola Pikir Orang Jerman Yang Harus Kita Tiru

Tinggal di Jerman atau di belahan bumi manapun yang budaya serta adat istiadatnya bertolak belakang, pasti menyulitkan kita untuk beradaptasi.

Se easy going apapun kita, jika sudah ditempatkan di lingkungan yang kebanyakan orangnya tidak easy going, kita lama-lama terpengaruh juga, begitupun sebaliknya.

Hal ini dikarenakan salah satu sifat manusia adalah cenderung beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya agar mereka bisa bertahan hidup, kalau tidak bisa, mereka punya pilihan, tersingkir dari komunitas, pindah dari komunitas dan mencari komunitas yang cocok, kalau ia orang yang berpengaruh, ia bisa merubah komunitas yang telah terbentuk.

Pola Pikir Orang Jerman Yang Patut Kita Contoh

Namun, ada banyak hal yang berubah jika kalian sudah pernah tinggal di Jerman. Dari segi kebiasaan, pola pikir, pandangan hidup, dan sebagainya.

Dari banyak hal itu, dibawah ini ada beberapa pola pikir orang Jerman yang sangat berbeda dengan kita.

1.Manajemen Waktu

Orang Jerman sangat akurat dengan ketepatan waktunya. Merea sangat menghargai waktu. Bagi mereka, waktu adalah uang. Waktu untuk mereka sendiri, maupun waktu untuk orang lain.

Beda dengan orang Indonesia yang biasa bergaul dengan orang Jerman, tinggal, atau bekerja dengan orang Jerman, bisa dipastikan ketepatan waktunya nihil.

Masalah spontanitas, orang Jerman merupakan orang yang paling susah untuk di ajak dadakan. Semua harus serba tepatm terorganisir, dan tidak bisa mendadak.

2.Peduli Sampah

Di Jerman, banyak sekali warga pendatang yang juga usil membuang sampah sembarangan. Namun, kalau orang Jerman asli, kalian sudah pasti diteriakki.

Di Jerman, jangankan di taman, jalan, di manapun tiap 10 meter kalian pasti bisa menemukan tempat sampah.

Di kereta api, di setiap tempat duduknya pasti ada kotak sampah sehingga memudahkan orang untuk membuang sampah.

Iklan-iklan layanan masyarakat pun digencarkan agar menggerakkan hati masyarakat akan pentingnya membuang sampah pada tempatnya.

3.Cinta Lingkungan Hidup

Kepedulian terhadap sampah dan lingkungan hidup juga menjadi dampak bagi orang Indonesia yang tinggal di Jerman.

Orang Jerman gencar sekali menggalakkan kampanye untuk melindungi hutan dan hewan-hewan di dalamnya. Termasuk hutan di Kalimantan dan Sumatera.

Penataan kota di Jerman juga tak luput dari keseimbangan estetika dan alam, sehingga walaupun kota se metropolitan Minchen menjadi kota terbesar nomor 3 di Jerman, banyak dibangun gedung-gedung modern, namun keseimbangan alam itu masih tetap terjaga dengan eksisnya 375 hektar taman yang terletak di tengah koya dan merupakan taman raya terbesar di Eropa.

4.Menjaga Prvasi Orang Lain

Orang Jerman terdirik sejak dini untuk menjaga provasi dan milik orang lain. Bahkan, seorang kakak atau adik yang masih belia, jika mereka ingin sendiri atau tidak mau bermain dengan saudara lainnya, mereka akan dihargai privasinya tanpa di cap jelek atau dibicarakan dibekalang apalagi dijauhi.

Orang Jerman sadar betul bahwa masing-masing individu punya hak atas dirinya sendiri.

5.Logis

Orang Jerman selalu berpikir kritis dan logis. Karena itu, banyak orang yang tinggal di Jerman jadi ikut terpengaruh oleh cara pikir mereka yang satu ini.

Mereka jadi mengait-ngaitkan sesuatu atau berita dari tingkat kelogisannya. Jika di Indonesia, kita biasa mendapat berita hoax dan ditelan mentah-mentah lalu percaya begitu saja, tidak demikian dengan Jerman.

Itulah beberapa perbedaan pola pikir masyarakat Jerman dan Indonesia yang bisa kita tiru agar bisa menjadi pribadi yang lebih baik.

Tulisan ini dipublikasikan di Pola Pikir. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *